
Antelope Canyon terbentuk oleh angin dan air yang mengerosi Batuan Pasir Navajo dalam jangka waktu yang sangat lama.
Banjir bandang dan proses sub-aerial mempercepat proses tergerusnya batuan. Akibatnya terbentuklah celah dan patahan indah yang terukir secara tidak langsung di dinding ngarai.
Antelope Canyon terbagi menjadi dua, Ngarai Antelope atas (The Crack) dan Ngarai Antelope bawah (The Corkscrew). Masing-masing bagian memiliki corak patahan batu yang berbeda.
Penduduk setempat menyebut Ngarai Antelope atas sebagai “Tse’ bighanilini” atau tempat dimana air mengalir melalui batu’.
Ngarai Antelope atas berada di ketinggian 4000 kaki di atas sungai dengan dinding batu ymenjulang setinggi 120 kaki. Ngarai Antelope bawah disebut “Hasdestwazi” atau batuan spiral.
Dinding Antelope Canyon dapat mengubah pantulan cahaya dari sinar matahari menjadi berbagai warna yang indah. Hal inilah yang menarik perhatian wisatawan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Disini, wisatawan biasanya datang untuk melakukan perjalanan, mendaki atau berkemah untuk melihat ngarai secara langsung. Saat musim panas, wisatawan dapat melihat paparan sinar matahari menerobos celah-celah ngarai dan menerangi celah ngarai yang sebelumnya gelap. Penduduk setempat menyebut peristiwa ini sebagai “A God speaking from the high”.